Langka! Suasana Sunyi Alun-Alun Batu di Akhir 2020

Pandemi memang merubah segalanya. Terlebih di dunia pariwisata. Segala aspek yang menyangkut usaha pariwisata terkena dampak yang tidak kecil nilainya. Mulai dari skala mikro hingga global.

Di Kota Batu yang relatif sebagian besar perputaran uang didominasi sektor pariwisatapun tak luput dari dampak tersebut. Sudah hampir setahun kocek para pegiat wisata menyusut drastis.

Semenjak pandemi, hampir jarang ditemui kondisi Kota Batu yang penuh sesak wisatawan. Pun jarang lagi ditemui kemacetan panjang yang biasa terjadi di akhir pekan, libur panjang apalagi sepanjang libur natal dan tahun baru seperti sekarang ini.

Tapi ada satu pemandangan menarik di hari terakhir tahun 2020 ini. Akibat dari penutupan beberapa ruas jalur utama Kota Batu, Alun-Alun Kota Batu menyajikan pemandangan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Lokasi wisata publik yang nyaris tidak pernah sepi 24 jam ini mendadak sunyi. Lalu lalang manusia, sorak girang anak-anak dan sibuknya pedagang kaki lima tidak lagi dijumpai.

.RPenutupan area alun-alun ini bisa dimaklumi. Mengingat di tahun baru biasanya lokasi ini adalah jujugan orang dari segala penjuru Kota Batu dan wisatawan untuk menghabiskan malam terakhir di waktu pergantian tarMenghindari penumpukan massa, area pedagang kaki lima mulai pagi hari di hari terakhir 2020 ini sudah mulai dipindahkan ke area Jl. Panglima Sudirman. memanjang mulai Kantor Block Office sampai menjelang POM Bensin Lahor.

Disamping dipindahkannya kegiatan pedagang kali lima, penutupan ruas jalan akses ke alun-alun untuk umum ini juga pasti akan membuat segala kegiatan di sekitarnya akan berhenti.

Hanya satu akses sekitar alun-alun yang dibuka. Yaitu dari Jl. Semeru arah ke Jl. Diponegoro. Tapi inipun bukan merupakan akses langsung ke alun-alun karena posisi jalan adalah di luar lingkar alun-alun. (ye)

Tinggalkan komentar