Memang berbeda kalau ke Cafe atau coffee shop itu dimiliki dan dikelola oleh orang-orang yang ‘faham kopi’ setidaknya itu referensi yang saya dapat soal Janus ini.

(foto: wowo)
Terbukti mencoba beberapa menu kopi di sini semuanya sesuai dengan harapan. Tidak ada menu kopi yang mengecewakan.
Alamatnya di Jl. Munif No.3, ada di jejeran kedai kuliner di sebelah utara alun-alun Batu. Yang saya suka dari coffee shop ini adalah single originnya istimewa. Selain itu ada juga espresso, americano, cappucino, latte, dan caramel macchiato. Food-nya saya kurang perhatian, maaf.
Cafe ini sebelumnya dikenal dengan moto coffee & library. Mungkin karena di lantai dua ada beberapa spot rak yang di set seperti perpustakaan. Banyak buku dengan varian yang bermacam-macam.

(foto: wowo)

(foto: wowo)
Tapi terakhir ke sini kemarin sepertinya banyak koleksi buku yang berkurang dan dalam posisi yang berantakan. Mungkin karena perpustakaan sudah bukan menjadi tagline utama lagi. Bahkan sepertinya sudah berubah konsep menjadi Coffee & Roastery.
Pelayanan cukup keren. Personil karyawan yang saya temui di sini sepertinya sudah dibekali dengan bagus soal pelayanan. Ramah dan sanggup menjawab pertanyaan dengan baik.
Suasana dan interior ditata dengan baik. Ada tiga lantai yang bisa digunakan. Lantai 2 dan 3 paling saya rekomendasikan. Selengkapnya lihat foto-foto di artikel ini.
Khusus lantai dua adalah ruang yang lebih lebar dibanding ruang di lantai satu dan tiga. Dibagi menjadi beberapa spot dengan nuansa dan kapasitas duduk yang berbeda. Semua nyaman, tinggal dipilih sesuai selera dan berapa teman yang diajak nongkrong.

(foto: wowo)
Oh ya, di lantai dua dan tiga ada Spot yang mengarah langsung ke alun-alun. Istimewa buat yang pingin menikmati suasana Alun-Alun tanpa harus berdesakan.
Kalau lantai satu cuma sekali saya duduk di situ. Depan booth brewer. Itupun karena memang waktu saya pas tidak banyak tapi pingin ngopi.

(foto: wowo)

(foto: wowo)
Harga yang dipasang rata-rata cafe-lah. Sedikit lebih mahal dibanding beberapa cafe yang ada di Batu. Tapi kalau sudah merasakan kualitasnya, harga yang dipasang di buku menu sudah sangat sepadan. Sangat reasonable.

Ruang Roastery (foto: wowo)
Oh ya di sini juga menyediakan jasa roastery. Mungkin tidak populer bagi banyak orang. Tapi bagi saya ini nilai lebih yang sangat oke. Karena saya ketika belanja kopi lebih suka dalam bentuk green bean.
Dan sepertinya saat ini roastery inilah yang menjadi nilai jual Janus yang baru. Terlihat dari papan nama dan posisi ruang roastery yang mencolok ditaruh di bagian depan cafe. Mepet dengan trotoar dan hanya dibatasi dengan dinding kaca sehingga siapapun yang lewat bisa melihat isi ruang roastery. (ww)
Cover photo from official business.site Janus
