Jika Anda adalah penggemar tanaman hias, apalagi tanaman hias indoor atau yang diletakkan di tempat teduh seperti di teras atau dalam rumah, pasti pernah bahkan sering mengalami tanaman tiba-tiba layu dan mati.
Padahal sudah rutin disiram tapi tetap saja bisa layu. Tentu hal ini menjadi perranyaan. Kira-kira apa kesalahannya? Nah mari kita simak kesalahan-kesalahan yang banyak dilakukan orang saat merawat tanaman indoor.
1. Terlalu banyak air
Secara teknis, tanaman yang ditempatkan di dalam ruangan memang tidak terlalu membutuhkan banyak air. Demikian juga yang ditempatkan tidak di matahari langsung seperti di teras rumah atau dalam ruangan lainnya dikatakan.
Alasan tanaman hias yang tak terkena matahari langsung tidak perlu disiram adalah kelembaban media tanaman sudah lembab. Oleh karena itu, menyiramnya harus lebih jarang.
2. Terlalu banyak cahaya matahari
Tanaman yang memang bersifat teduhm sebaiknya tak menerima matahari langsung, kecuali kaktus dan succulent. Tanaman hias indoor, akan tumbuh dengan baik meski tanpa matahari langsung. Sinar matahari lembut yang memasuki ruangan melalui jendela adalah yang terbaik.
3. Salah penempatan
Pernah nggak, sih, kamu menemukan tanaman indoor jadi cepat layu? Bisa jadi kamu salah meletakkan koleksi tumbuhan, tuh.
Jika kamu salah meletakkan tumbuhan indoor, nih, tanaman bisa pucat dan pendek karena kurang matahari atau daun mengering karena terlalu banyak terkena sinar matahari. Bahkan, ya, ada juga tanaman yang tidak bisa tumbuh karena udara dingin dari jendela.
Jika kamu ingin meletakkan tanaman indoor, nih, perhatikan jenis tumbuhan tersebut. Pilihlah tempat yang tepat untuk meletakkan tanaman. Usahakan jangan diletakkan di tempat yang terlalu lembap, kering, atau dingin, ya.
4. Sering memindah tanaman
Untuk dapat hidup dan tumbuh dengan baik, tanaman juga membutuhkan stabilitas. Terus memindahkan habitat tanaman, hanya akan membuatnya terus-menerus beradaptasi.
Akibatnya, keseimbangan tanaman akan terpengaruh. Sehingga, kualitas hidupnya pun dapat menurun.
Oleh karena itu, tak perlu terlalu sering memindahkan tanaman dari pot satu ke yang lain. Begitu pula memindahkan mereka dari ruang satu ke yang lain.
5. Tidak memperhatikan akar
Akar memang menjadi bagian tanaman yang tersembunyi. Namun, ia menjadi bagian penting karena berfungsi dalam hal nutrisi.
Oleh karena itu, pastikan akar tanaman sehat dan sesuai dengan pot tempatnya tumbuh. Pot yang terlalu kecil dapat menyebabkan akar tanaman mati, diikuti oleh bagian lain.
Untuk mengatasinya, lakukan cek setidaknya satu kali dalam 6 bulan. Jika akar mulai membesar dan pot terlihat mulai tak cukup, segera pindahkan ke pot yang lebih besar.
6. Terlalu Padat
Sekali kamu suka jatuh cinta kepada tumbuhan, nih, pasti selalu ingin menambah koleksi tanaman indoor. Dari awalnya hanya satu pot kecil, bisa terus berkembang jadi perkebunan di dalam rumah, tuh.
Melihat tanaman yang banyak dan penuh itu memang memuaskan! Tapi, nih, tempat berkebun seperti rak tanaman dan pot yang terlalu penuh dan ramai bisa berakibat buruk bagi tanaman.
Sama seperti tumbuhan outdoor, tanaman indoor juga membutuhkan media tanam yang cukup agar bisa tumbuh dengan baik. Misalnya, nih, pot cukup besar dan tanah yang cukup banyak
Nah, setidaknya jika kamu memperhatikan ke enam hal tersebut di atas, maka kemungkinan tanaman hiasmu layu dan mati akan bisa dikurangi. Merawat tanaman indoor memang butuh perhatian yang khusus. Jika salah menangani, nih, bisa-bisa tanamanmu malah layu dan mati. Semoga setelah membaca ulasan kesalahan umum ketika merawat tanaman indoor.
Dari berbagai sumber
